Komnas HAM Gelar Dialog Bahas Konflik Agraria di Kawasan Danau Toba
- D E
- 02 May, 2025
Jakarta, 21 April 2025 – Komnas HAM mengadakan dialog bersama organisasi masyarakat sipil yang aktif mendampingi komunitas di kawasan Danau Toba, guna mendorong penyelesaian konflik agraria antara warga dan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Kegiatan ini digelar secara hybrid di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta.
Dialog ini
melibatkan sejumlah organisasi seperti AMAN Tano Batak, Bakumsu, KSPPM, Serikat
Buruh Perkebunan Indonesia (Serbundo), Komunitas Adat Sihaporas dan Ompu Umbak
Siallagan, Perempuan Adat Dolok Parmonangan, BPAN, Green Justice Indonesia,
serta Yayasan Orangutan Sumatera Lestari (YOSL-OIC).
Ketua Tim
Agraria sekaligus Komisioner Pengkajian dan Penelitian, Saurlin P. Siagian,
menegaskan bahwa Komnas HAM memberi perhatian serius terhadap konflik agraria
di wilayah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun peta jalan
dan rekomendasi komprehensif sejak periode sebelumnya, meskipun hingga kini
rekomendasi itu belum diimplementasikan.
"Konflik
ini sudah berlangsung selama puluhan tahun. Saya berharap bisa diselesaikan di
masa periode kami," ujar Saurlin.
Senada
dengan itu, Komisioner Mediasi Prabianto Mukti Wibowo menyebut dialog ini
sebagai langkah mencari solusi pragmatis demi terciptanya situasi yang damai
dan kondusif. Ia juga menekankan pentingnya mediasi berbasis HAM, khususnya
dalam hal akses pengelolaan lahan, serta mendukung pengakuan dan penetapan
masyarakat hukum adat.
Dalam forum
tersebut, para perwakilan organisasi sipil menyampaikan kondisi terbaru
masyarakat, perkembangan konflik, hambatan yang dihadapi, serta berbagai upaya
penyelesaian baik melalui jalur litigasi maupun non-litigasi.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
